facebook google twitter tumblr instagram linkedin

Pages

  • Beranda
  • Travelling
  • Poetry
  • Tales
  • Life Machine
  • Self Care

The Praraous



    Hallo kamu, mengapa belum datang juga?
    Apakah dirimu terkena macet di parapatan samsat?
    Atau mogok di Pasopati?
    Atau nyasar hingga Situ Ciburuy yang membuat nyeredet hate? 

    Bergegaslah engkau ketuk pintu rumahku..
    Sudah aku buatkan ayam goreng dan sambel goang di rumah..
    Tidak lupa karedok leunca dan segala lalapan.. 

    Jika memang terkena macet, kudoakan agar kau tetap sabar..
    Jika memang mogok, kudoakan agar kau tetap sabar..
    Jika memang nyasar, kudoakan agar kau segera sadar..



    Bandung, 20 September 2022
September 20, 2022 No comments
Hari terakhir di awal minggu..
Pada sepertiga waktu menuju akhir tahun..
Kini semua semakin jelas..
Bersama hujan yang membungkus senja..
Terhunus pula berita tak sedap (setidaknya di telingaku).. 

Alih-alih pergi jauh menghindar..
Aku memilih membuka semua yang semestinya tak aku tahu..
Bukan untuk berharap cahaya temaram (damai kalau kata orang-orang)
Namun agar aku dapat hidup berdampingan dengan kenyataan...
Tidak pura-pura lupa lalu meneteskan air mata seperti orang munafik.. 

Harapanku tetap sama mengenai hal buruk yang mungkin dapat menimpamu..
Semesta memakluminya..
Namun aku harap doa orang-orang baik selalu melingkupimu..
Karena yang lainnya tak patut menanggung... 

Aku menulis bukan untuk memakimu..
Aku menulis untuk menghibur diri..

Agustus 08, 2021 No comments


Dongeng itu sudah jelas terbaca...
Hanya aku yang pura-pura buta..
Membaca lembar demi lembar kisah sembari berdoa..
Ujung perjalanan ini sudahlah pasti akan berakhir dengan tangisan..
Namun hati ini berharap Tuhan mengubah jalan cerita..
Skenario macam apa ini?

Aku tahu semua impianku tak akan sampai pada langit..
Belum kupanjatkan impian namun kau jatuhkan aku hingga aku tak sanggup membangun impian lain..
Aku bahkan terjebam ke dasar palung..
Berharap kau ulurakan tanganmu..
Nyatanya menoleh pun tidak...

Aku tahu semua harapan yang kau tawarkan adalah kepalsuan..
Namun aku tetap berdoa kepalsuan ini hanya sementara...
Kejutan indah di akhir cerita..
Namun itu mustahil, kan?

Aku berusaha kuat..
Ku bangun benteng menahan pedihnya kenyataan..
Namun aku lupa benteng itu terbuat dari air mata..
Yang akan runtuh dengan cepat..

Aku tak sanggup menamatkan dongeng itu..
Apakah ini jawaban Tuhan atas semua keraguanku?
Sejujurnya aku tidak berharap dengan cara demikian..

Yaudah sih namanya juga dongeng...

Bandung, akhir April 2021

April 27, 2021 No comments

 


Awan gemawan perlahan datang... 

Memancarkan semburat senyum.. 

Jika datangmu hanya untuk memberi kecewa.. 

Baiknya pergi saja bersama angin.. 

Karena membuat mentari hanya sebatas harapan palsu.. 

Hujan tidak, panas tidak.. 

Semesta gamang nan kelabu.. 

Brengsek kamu..

Desember 26, 2020 No comments



Pagi itu, saat-saat haneut moyan..
Rasanya baru saja anda tersenyum padaku..
Yaaa, bagai haneut tai kotok..
Eh ternyata cep weh tiis..
Saya terkejut terheran-heran..

Kulihat mentari..
Mungkin pada kisah orang lain kini sudah rumangsang..
Namun pada kisahku langit menjadi gelap layakna sareupna..
Keueung weh lah pokoknya mah..

Kitu ningan anda mah..
Udah weh..
Lieur saya mah..
Tamat..


Juni 04, 2020 No comments


Direngkuhnya petang..
Bersama semilir adzan yang dipeluk angin..
Doanya menggelayut bersama air wudhu..
Satu harap yang berjalan setelah adzan.
Dan tak pernah berlari setelah iqomah..
Tersebut dalam syahdu..
Suatu doa yang pasti tak tertolak..
Menggaung pada langit, mayapada, dan seisinya..
Rembulan dan dayang-dayang menjadi saksi..

Konspirasi semesta...
Halus membisik kepada daun dan semak belukar..
Bahwasanya panjatan doa itu menggulung bersama awan..
Tertahan untuk jadi nyata..

Satu dua titik air menetes pilu..
Menggenang menenggelamkan sepasang bola mata..
Hingga sujudnya menjadi sangat berat.. .

Namun..
"Belum" jawab Nya... .







Dari yang selalu mendoakan,
Vera Dianwari
April 04, 2019 No comments
Older Posts

Hi, there!!!

VERA
25 years old doctor who write to keep memories alive. 
Read more >

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2022 (2)
    • ▼  September (1)
      • Perihal Jodoh
    • ►  Januari (1)
  • ►  2021 (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2020 (5)
    • ►  Desember (1)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (2)
  • ►  2019 (9)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  April (3)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2018 (5)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (4)
  • ►  2017 (2)
    • ►  September (2)

Instagram

Popular Posts

  • Pengalaman Ikut Pelatihan ACLS 2019
    Dokter mana yang tidak tahu jargon “I clear, you clear, everybody clear”? aku yakin hampir semua dokter tahu jargon ini. Bahkan orang aw...
  • Satu Hari di Medan Merdeka Jakarta
    Aku jarang sekali pergi ke Jakarta. Kalaupun ke Jakarta pastilah tempat yang dikunjungi adalah   Dufan. Kali ini aku dan Fika berkunjung k...
  • Belum
    Direngkuhnya petang.. Bersama semilir adzan yang dipeluk angin.. Doanya menggelayut bersama air wudhu.. Satu harap yang berjalan sete...
  • Belanja di Bookdepository.com
    Berawal dari kesulitan mencari buku L’art de la Simplicite yang asli di shopee, aku mencari-cari online shop lain yang menyediakan buku y...
  • Short Escape to Anyer
    Beberapa hari yang lalu aku mendengar berita mengenai gelombang air laut tinggi yang menyapu pantai Anyer. Kaget? Tentu saja!! Tepat dua b...

Created with by ThemeXpose